
Notulen Rapat Darurat yang Tidak Ada yang Minta
Meteornya jatuh tepat pukul 14.37, persis di tengah parkiran Gedung Serbaguna Kecamatan Pundungrejo.
Pak Camat tidak panik. Pak Camat sudah tiga puluh tahun tidak panik. Pak Camat hanya mengetuk meja dan berkata, "Kita rapat."
Dua puluh menit kemudian, sebelas orang duduk menghadap proyektor yang lampunya sudah setengah mati. Di slide pertama tertulis: METEOR: LANGKAH MITIGASI DAN TINDAK LANJUT. Di slide kedua, karena Pak Camat meminta presentasi yang "komprehensif", tertulis: LATAR BELAKANG.
Latar belakang meteor.
Sementara itu, di parkiran, meteor itu duduk di kawahnya sendiri. Masih berasap. Ukurannya kira-kira sebesar kulkas dua pintu, tapi lebih berat dari semua keputusan yang pernah ditunda di ruangan itu.
Pak Hendra dari Dinas Perhubungan mengusulkan sinar laser. "Bisa kita arahkan ke atas," katanya, "sebagai sinyal ke luar angkasa bahwa kita sudah terima barangnya."
Tidak ada yang tertawa karena tidak ada yang yakin itu bercanda.
Bu Wulan dari Seksi Pemberdayaan Masyarakat mencatat usulan tersebut di notulen dengan kata-kata: "Sinar laser — perlu kajian lebih lanjut." Ini adalah kalimat yang paling sering muncul dalam notulen rapat Pundungrejo. Lebih sering dari nama Pak Camat sendiri.
Rapat berlangsung dua jam empat puluh menit.
Di menit terakhir, Pak Camat memutuskan bahwa meteor itu akan "ditangani sesuai prosedur yang berlaku." Semua mengangguk. Tidak ada yang tahu prosedur mana yang berlaku untuk meteor, tapi itulah keindahannya — prosedur yang berlaku bisa berarti apa saja, dan justru karena itu tidak pernah berarti apa-apa.
Mereka keluar. Meteor masih di sana.
Pak Hendra berhenti sebentar di depan kawah, menatap batu itu dari jarak dekat — permukaannya hangus, retak, sudah menempuh perjalanan jutaan kilometer tanpa peta, tanpa anggaran, tanpa surat tugas.
"Eh," kata Pak Hendra pelan, "sama kayak kita."
Dia tidak tahu sedang bicara ke meteor atau ke dirinya sendiri. Tapi meteor itu diam saja, dan Pak Hendra merasa itu adalah respons paling jujur yang ia terima sepanjang hari.
Kata-kata yang dipakai: meteor jatuh, sinar laser