Pak Hendra kehilangan staplernya pada hari yang sama ia menemukan jaket mantan istrinya di lemari gudang.
Mang Udin berjualan di bawah pohon itu sudah dua puluh tiga tahun. Pohon tertinggi di kecamatan — tidak ada yang tahu jenisnya, termasuk Pak RT yang mengaku per…
Lantai tujuh belas Apartemen Griya Semesta memiliki satu peraturan tidak tertulis: jangan ganggu Pak Warso di unit 17-C.
Kapal selam itu sudah tiga minggu di dasar Palung Mariana ketika awaknya menyadari ada yang tumbuh di sudut ruang mesin.
Meteornya jatuh tepat pukul 14.37, persis di tengah parkiran Gedung Serbaguna Kecamatan Pundungrejo.
Pak Hendra Muliawan, pejabat penting di Dinas Sesuatu yang Berkaitan dengan Hal-Hal Penting, memiliki satu kebiasaan yang tidak tercantum di CV manapun: setiap …
Pak Suherman baru menuangkan kari ayam ke dalam mangkuk ketika menyadari kelinci peliharaan istrinya sedang duduk di ambang pintu dapur — memandangnya dengan ek…
Pak Rusman memasang perangkap tikus di dapur kantor pada hari Senin. Hari Selasa, yang tertangkap bukan tikus.
Pak Rustam baru sadar ada masalah ketika ia sudah berdiri di tengah pasar ternak dengan PowerPoint yang belum selesai.
Rendra menemukan lorong bawah tanah itu pada hari ketiga seminar nasional bertema Ketahanan Mental di Era Modern.
Pak Joni menemukan fakta itu pada Selasa pagi: kucingnya tidak mau minum air putih dari mangkuk biru, tapi selalu mau minum dari gelasnya sendiri.
Pak Hendra membeli lampu hemat energi karena istrinya bilang tagihan listrik bulan lalu bisa buat beli kambing. Ia tidak punya rencana beli kambing, tapi argume…
Pagi itu, Ruswanto membaca label di bawah timbangannya.
Revano menemukan pojok itu karena mobilnya mogok di jalan yang tidak punya nama di Google Maps.
Mereka menemukan Pak Rustam pada hari ketiga pameran, masih berdiri di sudut ruangan dengan pose yang terlalu sempurna untuk seseorang yang hidup.
Rendra sudah tiga tahun bekerja sebagai analis di firma investasi kelas menengah atas — cukup bergengsi untuk punya kartu nama linen, tidak cukup bergengsi untu…
Aryo baru menemukan bahwa ia bisa berjalan mundur lebih cepat dari berjalan maju ketika istrinya sudah di ambang pintu dengan koper.