Arsip · cerita

Perpustakaan Cerita

07 Sep 2026
← Kembali ke daftar

Nomor yang Tidak Pernah Berubah

Pak Rustam sudah menghafal plat nomor 847 kendaraan yang parkir di depan rumahnya sejak 1987.

Bukan karena dia ingin. Ini bermula dari taruhan kecil dengan istrinya — siapa yang bisa menghafal lebih banyak plat nomor tetangga akan bebas cuci piring selama sebulan. Bu Rustam menyerah di hari ketiga. Pak Rustam tidak bisa berhenti.

Tiga puluh delapan tahun kemudian, dia duduk di kursi yang sama, di depan jendela yang sama, menonton Aneka Ria Safari rerun di kanal lokal yang siarannya masih patah-patah seperti orang kena angin duduk. Di layar, artis-artis berpakaian warna-warni melakukan koreografi yang nampaknya dirancang oleh seseorang yang belum pernah melihat manusia bergerak. Pak Rustam hafal setiap episode. Bukan karena dia penggemar — tapi karena tidak ada yang lain untuk ditonton ketika antena diterpa angin.

Di luar, sebuah mobil parkir. B 1432 XY.

Pak Rustam mengedip. Itu plat baru. Mobilnya lama — Kijang kotak yang catnya sudah pudar seperti foto polaroid ketinggalan zaman. Tapi platnya baru.

Dia tulis di buku catatannya, kolom ke-848.

Cucunya masuk membawa teh, melihat buku itu, dan bertanya untuk pertama kalinya dalam hidupnya: "Kakek nyatet buat apa?"

Pak Rustam mikir sejenak. Di televisi, presenter Aneka Ria Safari tertawa dengan cara yang tidak ada hubungannya dengan apapun yang baru saja terjadi di panggung.

"Supaya ingat," kata Pak Rustam akhirnya.

"Ingat apa?"

Dia menatap buku itu. 848 entri. Beberapa plat sudah tidak ada pemiliknya. Beberapa pemiliknya sudah tidak ada. B 3391 AK — Pak Hendra, meninggal 2019. H 7823 BG — keluarga yang pindah ke Surabaya tanpa pamit. D 0012 AS — anak yang dulu main gundu di jalanan, sekarang entah di mana.

"Supaya ingat bahwa mereka pernah ada di sini," kata Pak Rustam.

Cucunya mengangguk dengan ekspresi orang yang mendengar sesuatu tapi belum cukup umur untuk merasakannya.

Di televisi, Aneka Ria Safari masuk iklan. Produk yang iklannya sudah tidak ada di pasaran.

Pak Rustam menyeruput tehnya.

B 1432 XY. Kijang kotak. Parkir miring sedikit ke kiri.

Tercatat.


Kata-kata yang dipakai: acara tv jadul, plat nomer kendaraan