Arsip · cerita

Perpustakaan Cerita

05 Sep 2026

Airnya Masih Hangat

Setiap kali sekring itu putus, aku terbangun jam tiga pagi bukan karena gelap, tapi karena diam. Pompa akuarium berhenti, dan sunyi dari mesin yang seharusnya b…

Baca cerita →

Halaman Dua Ratus Empat

Bu Sari memberiku satu tomat di bulan Maret—tomat pertama dari kebunnya tahun itu—dan berkata, "Baca dulu bukunya, nanti kita ngobrol."

Baca cerita →

Harga yang Tidak Pernah Ditawarkan

Pak Rustam menemukan berlian sebesar ibu jari di dasar keramba ikannya pada Selasa pagi, terjepit di antara jaring dan lumpur yang berbau amis.

Baca cerita →

Hari Ketujuh Belas

Ternak buaya itu ide Pak Sudarman, tapi babi-babilah yang punya rencana.

Baca cerita →

Kamus untuk Dua Orang

Kami menyebutnya glonk. Es batu, dalam bahasa yang hanya dimengerti dua orang di seluruh dunia.

Baca cerita →

Menunggu Langit Setuju

Setiap pagi Pak Sardi keluar, memandang langit, lalu masuk lagi.

Baca cerita →

Penghuni Kilometer Tujuh

Pak Wardi menuang pelet ke lubang di tengah jalan aspal, tepat di kilometer tujuh, tempat empat ekor ikan koi telah tinggal sejak musim hujan yang lalu.

Baca cerita →

Ronda Pukul Sebelas

Setiap pukul sebelas malam, Bu Sari mengetuk toples kaca di meja dapur tiga kali, dan seekor tikus keluar dari balik lemari untuk melapor.

Baca cerita →

Sensus di Air Dingin

Namanya Gurel, dan ia satu-satunya plankton yang pernah menuntut kartu identitas.

Baca cerita →

Sortir

Namaku, seandainya aku sempat diberi satu, mungkin akan pendek. Di ban berjalan ini nama adalah kemewahan. Yang kami punya cuma warna: kuning. Semua kuning. Jut…

Baca cerita →