Arsip · cerita

Perpustakaan Cerita

06 Sep 2026

Anatomi Pelukan Beraroma Mint

Agus mematung di ambang pintu ruang tamu. Ia menatap teman sekamarnya, Danang, yang sedang duduk bersila di atas karpet dengan rahang bergerak cepat seperti mes…

Baca cerita →

Beban Mental Seksi Keamanan

Ketua RT menatap tajam ke arah Raden. Pos ronda butuh gebrakan nyata karena maling sepeda makin merajalela.

Baca cerita →

Dua Cairan yang Tidak Pernah Bicara

Pak Hendra sudah tiga minggu mencoba memperbaiki keran air yang bocor di dapur. Bukan karena dia tidak bisa — dia lulusan teknik sipil, pernah mengerjakan jemba…

Baca cerita →

Garis Batas Sepihak

Menggambar garis demarkasi menggunakan kapur putih di atas hamparan es raksasa adalah puncak kebodohan logistik. Herman menyadari hal ini pada tarikan garis kel…

Baca cerita →

Hakim Bisu Bersenjata Capit

Sudah hari keempat hewan itu bertengger di atas televisi tabung milik Tono.

Baca cerita →

Hukum Agraria yang Mengunyah Perlahan

Pak Harto menjepit sebuah papan klip di ketiak kirinya, sementara tangan kanannya memegang erat sebuah bolpen pilot hitam yang tintanya tinggal setengah. Di had…

Baca cerita →

Kesalahan Geometris di Senopati

Bambang sadar dia tidak diciptakan untuk keanggunan saat klakson mobil di Jalan Senopati mulai bersahut-sahutan. Sebagai seekor kerbau lumpur berbobot setengah …

Baca cerita →

Klorofil dan Sesuatu yang Lebih Tua dari Itu

Sinta membeli tanaman hias ketiganya di bulan yang sama. Bukan karena ia pecinta tanaman — ia sudah membunuh dua yang pertama dalam waktu kurang dari seminggu. …

Baca cerita →

Kota yang Terlalu Pintar untuk Panik

Benda itu muncul di orbit Selasa pagi, tepat saat sistem manajemen kota sedang memproses data kemacetan Jalan Sudirman.

Baca cerita →

Kursi yang Ditinggalkan Masih Hangat

Warung pojok itu punya satu meja yang tidak pernah dipesan.

Baca cerita →

Langganan Terakhir

Meteor itu datang tepat di tengah siklus penagihan.

Baca cerita →

Pelangi Karantina Pelabuhan

Petugas bea cukai bernama Joko menghela napas panjang. Ia mengusap keringat di dahi dengan lengan baju hazmat yang sengaja tidak dikancingkan penuh karena AC ru…

Baca cerita →

Peradaban yang Terlambat Bangun

Amuba itu — yang oleh komunitas ilmiah diberi nama Amoeba proteus tapi lebih suka dipanggil Reno karena alasan yang tidak pernah dijelaskan — baru menyadari mas…

Baca cerita →

Rapat Pukul Tiga

Pak Hendra sudah tiga puluh dua tahun memimpin rapat divisi, dan tidak pernah sekalipun ia datang terlambat. Maka ketika ia masuk ke ruang konferensi pada pukul…

Baca cerita →

Setelah Semua Orang Pulang

Rombongan karnaval meninggalkan kota Selasa malam, dan yang tertinggal hanya Pak Warsito dan setumpuk sisa makanan yang tidak tahu harus ke mana.

Baca cerita →

Stimulus Ekonomi Dua Dimensi

Sudah tiga jam Baskoro berdiri menatap tembok dapurnya dengan intensitas seorang jenderal perang. Seekor semut merah berhenti tepat di tengah retakan cat, tampa…

Baca cerita →