Arsip · cerita

Perpustakaan Cerita

05 Sep 2026

Api yang Tidak Pernah Diminta

Parto menemukan kerang di tengah hutan pukul tiga sore, persis di samping tumpukan kayu bakar yang sudah dia kumpulkan sejak pagi.

Baca cerita →

Auditor Musiman

Hanami ke-47 Pak Wirawan berlangsung seperti biasa: tikar plastik, termos kopi, dan satu lembar kertas yang ia bawa ke mana-mana sejak pensiun dari Badan Pusat …

Baca cerita →

Dua Minggu Sebelum Tidak Ada yang Ingat

Pak Hendra menemukan bahwa wortel bisa menyembuhkan sakit kepalanya pada hari yang sama ia menyadari bahwa tidak ada yang peduli.

Baca cerita →

Formulir F-17

Petugas loket nomor tiga di Kementerian Konservasi Genetik Maritim menatap berkas di tangannya dengan ekspresi orang yang sudah terlalu lama hidup.

Baca cerita →

Formulir yang Sudah Pernah Kamu Isi

Pak Ridwan datang ke kantor amal itu bukan karena niat baik. Ia datang karena ada parkir gratis di sana dan ia terlambat ke meeting.

Baca cerita →

Garis Finis yang Salah

Pak Darto sudah berlari selama dua belas tahun. Bukan maraton — dia hanya tidak pernah berhenti sejak istrinya, Bu Ningsih, berkata, "Sebentar lagi mateng, jang…

Baca cerita →

Kebijakan Pemeliharaan Sumber Daya Air

Sumur itu sudah ada sebelum listrik masuk kampung. Kedalamannya tidak ada yang tahu pasti karena kakek buyut yang menggalinya sudah meninggal sebelum sempat men…

Baca cerita →

Kenangan yang Tidak Lolos Kalibrasi

Pak Hendra adalah kurator termuda Museum Geologi Bandung, yang berarti dia bertugas menerima rombongan anak SD setiap Selasa dan Kamis.

Baca cerita →

Laporan dari Ketinggian 35.786 Kilometer

BMKG-7 sudah mengorbit selama empat belas tahun ketika ia menyadari sesuatu yang tidak pernah diajarkan di pusat peluncuran Kourou: ia benci pekerjaannya.

Baca cerita →

Leluhur yang Tidak Minta Dikunjungi

Minggu ketiga diet paleo, Renaldo mulai mendengar suara-suara.

Baca cerita →

Metamorfosis yang Tidak Diminta

Pak Rustam sudah memakai dasi kupu-kupu yang sama selama dua puluh tiga tahun. Bukan karena ia mencintainya. Tapi karena ia lupa cara melepasnya.

Baca cerita →

Metode Pengikatan yang Direkomendasikan Ahli

Mbak Tuti sudah tiga kali keliling Pasar Koja sebelum akhirnya berhenti di depan gerobak asinan Bu Rohimah.

Baca cerita →

Negosiasi di Tepi Meja Makan

Hari itu Pak Rustam memutuskan untuk bernegosiasi dengan istrinya menggunakan senapan mainan.

Baca cerita →

Nomor yang Tidak Terdaftar

Telepon umum itu seharusnya sudah diangkut tiga belas tahun lalu. Tapi entah kenapa, setiap kali pasar malam datang — menggusur lapangan futsal, mendirikan kinc…

Baca cerita →

Patch Notes untuk Akhir Bahagia

Setelah empat puluh tiga jam bermain, Rendra akhirnya mengalahkan Raja Kegelapan. Layar gelap. Musik menggelegar. Lalu muncul tulisan emas: HAPPILY EVER AFTER.

Baca cerita →

Rapat yang Menentukan Nasib Gravitasi

Pak Wali Kota Hendra Mulyono memanggil seluruh stafnya ke ruang sidang balai kota pada pukul delapan pagi karena ada masalah administratif yang, menurutnya, sud…

Baca cerita →

Rencana Sabtu Pagi

Sudah tiga minggu Darto berlatih tinju di gym pinggir jalan itu. Setiap Sabtu pukul enam, dia melakukan shadowboxing di depan cermin sambil membayangkan lawanny…

Baca cerita →

Saat Portofolio Mencapai Pencerahan

Hari itu, Rendra memutuskan untuk menjadi minimalis.

Baca cerita →

Saksi Bisu yang Tidak Bisa Diam

Sapi itu datang pada pukul tiga sore, masuk melalui pintu depan kantor seperti orang yang sudah hafal jalan, dan langsung duduk di kursi tunggu. Tidak ada yang …

Baca cerita →

Sertifikat yang Tidak Pernah Diminta Siapapun

Ikan mas di akuarium meja kayu itu sudah tiga kali menyaksikan pemiliknya menangis, dua kali menyaksikan pemiliknya merayakan kenaikan jabatan, dan satu kali me…

Baca cerita →

Sinyal

Ervan menemukan bahwa gerimis di dalam terowongan adalah paradoks yang belum pernah dilaporkan ke siapapun.

Baca cerita →

Sinyal dari Kedalaman yang Salah

Pak Rustam sudah tiga minggu di pulau terpencil itu sebelum menyadari bahwa lumba-lumba yang setiap pagi muncul di teluk kecil itu sedang mencoba berkomunikasi …

Baca cerita →

Suara yang Salah Kita Rindukan

Mesin diesel itu mati tiga tahun lalu, tapi Pak Rustam masih memulai setiap pagi dengan cara yang sama: duduk di tepi ranjang, menunggu suara raungannya dari ga…

Baca cerita →

Syarat dan Ketentuan Cuaca

Hujan turun tepat saat Rendra membuka payungnya, yang membuatnya merasa seperti orang paling siap di dunia. Ia berdiri di halte bus, payung terbuka, wajah penuh…

Baca cerita →

Takhta yang Tak Bisa Disogok

Pak Rustam menemukan singgasananya di usia enam puluh tujuh: kursi plastik merah di sudut warung Mak Ijah, tepat di bawah kipas angin yang hanya berputar ke kir…

Baca cerita →

Tepat Waktu untuk Sekali Saja

Kakek Rustam mati tepat pukul 14.32, persis seperti yang dia rencanakan.

Baca cerita →

Testimoni untuk Hakim yang Tidak Ada

Pak Sardi menjalankan gerobak bakso selama tiga puluh dua tahun dengan kecepatan yang sama persis sejak hari pertama: dua langkah per detik, dorongan gerobak se…

Baca cerita →

Warisan Lemak Baik

Dokter Priyono baru saja menyelesaikan konsultasi ke-47 hari itu ketika pasiennya yang terakhir — seorang pria 60-an dengan kumis seperti sikat WC — menolak ber…

Baca cerita →

Yang Tenggelam di Udara

Hendra baru sadar ia salah kostum ketika singa itu menatapnya dengan ekspresi yang — kalau boleh jujur — lebih mirap kasihan daripada lapar.

Baca cerita →

Yang Tersisa Setelah Pintu Menutup

Reno memasang perangkap tikus pada Selasa malam dengan perasaan seorang jenderal yang akhirnya mengambil keputusan sulit. Ia taruh di sudut dapur, dekat kulkas,…

Baca cerita →

Yang Tidak Bisa Direplika

Mbak Rini sudah tiga kali mencoba memesan appointment via WhatsApp sebelum akhirnya sadar bahwa dia sedang berdebat dengan bot.

Baca cerita →